You are here
Home > Gaming > Sukses dengan Iceice, Big God 2.0 Siap Lahirkan Juara TI Baru Bernama Invincible!

Sukses dengan Iceice, Big God 2.0 Siap Lahirkan Juara TI Baru Bernama Invincible!


Learning by doing! Tampaknya pepatah itu sangat cocok dengan visi dan misi Tim Big God 2.0. Dengan bermaterikan pemain legendaris Dota 2, Big God siap menelurkan kembali calon juara The International dari negeri Tirai Bambu!

Legenda hidup Dota 2 Cina, Zhang “Xiao8” Ning, telah memutuskan kembali dari masa pensiun. Xiao8 memilih kembali ke dalam kompetitif Dota 2 dengan membentuk sebuah tim bernama Big God 2.0.

Xiao8 tak sendirian, dia juga mengajak pemain kawakan lain seperti Luo “Ferrari_430” Feichi, Li “chisbug” Chen, dan Xu “BurNIng” Zhilei. Itu semua demi satu tujuan, yakni menciptakan pemain juara dari Cina.

Ya, Xiao8 telah secara terang-terangan mengumumkan bahwa berdirinya Big God 2.0 bertujuan untuk menjadi sekolah bagi pemain muda potensial Cina bernama Shen “invincible” Chao, mengembangkan bakatnya.

“Tahun baru, orang tua akan kembali demi membuat beberapa kontribusi di Dota. Dengan hasrat untuk membimbing pemain posisi 3 (offlaner) yang bukan pemain profesional (seperti yang dilakukan kepada Iceice), empat pemain lainnya sudah dipilih. Big God 2.0 segera on-line,” ungkap Xiao8.

Dengan bermain secara langsung dalam kompetitif Dota 2, tentu Invicible diharapkan bisa segera belajar dan berkembang menjadi pemain top di Cina. Maklum saat ini, nama Invicible masih sangat asing ditelinga para penikmat Dota 2 di dunia.

Metode yang diterapkan Xiao8 dalam mencetak pemain andal asal Cina memang sudah terbukti ampuh. Pada edisi pertama Big God, Xiao8 sukses melahirkan pemain hebat bernama Li “Iceice” Peng!

Setali tiga uang dengan Invicible, Iceice juga mendapatkan mentor langsung dari pemain top Cina saat membela Big God jilid pertama.

Pada saat itu, Tim Big God, berisikan para legenda seperti Xiao8, Rotk, LaNm dan juga Burning. Hasilnya, Iceice berkembang pesat dan sukses mendongkrak namanya sebagai salah satu support terbaik di dunia.

Tim Xiao8

Benar saja, bersama setelah dididik dengan keras di Big God, Iceice langsung meneruskan kariernya dengan bergabung bersama tim Wings Gaming. Di tim ini, karier Iceice mencapai puncak!

Dia sukses menggondol tiga trofi bergengsi Dota 2. Iceice bersama Wings Gaming menjuarai ESL One Manila, The Summit 5 dan tentu yang paling memukau adalah merebut aegis of champions The International 2017.

Kesuksesan itu tampaknya ingin diulang oleh Xiao8 dan kolega. Bersama Big God 2.0 diharapkan Invicible bisa mengikuti jejak Iceice yang sukses mengharumkan nama Cina di kancah dunia! GGWP!

Lantas siapakah Invicible hingga para legendaris Dota 2 harus menunda masa pensiun dan kembali ke dunia kompetitif?

Ya, Invicible saat ini dianggap sebagai talenta muda paling berbakat di Cina. Berbeda dengan Iceice yang berposisi support, Invicible merupakan seorang pemain dengan peran sebagai offlaner.

Walau belum ada prestasi yang menonjol dari Invicible, perkembangan pemain yang satu ini dianggap sangat pesat. Tengok saja, dalam setengah tahun sejak memulai karier Dota 2, dia sukses menembus 8000 MMR! Wow!

Sementara pada rank baru yang diterapkan Dota 2, Invicible juga sukses masuk dalam top 100 di Cina. Tentu hal tersebut merupakan sebuah prestasi mengingat persaingan di region Cina sangat ketat dengan banyaknya pemain berbakat!

Selain itu, penampilannya selama CDEC Master juga membuat penggermar berdecak kagum dengan KDA yang mencapai angka 4.21 bagi seorang offlaner!

Dari data yang dihimpun, Invicible, terbilang cukup memukau. Tak cuma piawai melakukan kill, rata-rata GPM-nya juga imba setelah berada di angka 457!


Yang bikin Invicible makin menggila adalah dia memegang rata-rata kemenangan 64,19% dalam 1800 pertandingan. Meski jumlah pertandingan tak selalu di dalam turnamen, tetap saja persentase kemenangan di atas 50% sangat memukau!

Lantas dengan berbekal mentor sederet pemain legendaris Dota 2, mampukah Invicible masuk dalam jajaran elit offlaner dunia? Menarik ditunggu guys!

Diedit oleh Belliandry.

Hayabusa
Saya adalah orang biasa yang ingin terus berkarya dalam kehidupan di dunia maya maupun di dunia nyata. "HIDUP UNTUK BERKARYA, BERKARYA UNTUK HIDUP".

Leave a Reply

Top