You are here
Home > Gaming > Miris! Setelah TI 7, EG Tutup Tahun 2017 Tanpa Gelar Juara?

Miris! Setelah TI 7, EG Tutup Tahun 2017 Tanpa Gelar Juara?


Awan mendung tampaknya masih belum mau menjauhi tim Dota 2 Evil Geniuses (EG). Bagaimana tidak? EG terpaksa menutup tahun 2017 tanpa gelar juara!

Setelah The International 2017, performa EG terus mengalami penurunan! Tak ada satu trofi pun sukses direngkuh Sumail Hassan dkk.

Prestasi terbaik EG usai TI 7 cuma berada di peringkat ketiga ROG Dream League Season 8. Saat itu, perjalanan EG dihentikan Team Liquid di final lower bracket dengan skor telak 0-2.

Padahal saat tampil di ROG Dream League, EG sudah melakukan pembenahan pada roster dengan masuknya Clinton “Fear” Loomis menggantikan Ludwig “Zai” Wåhlberg. Namun sayangnya, tetap tak ada satu trofi berhasil direngkuh!

Terakhir EG meraih juara yaitu ketika menjuarai The Manila Masters pada bulan Mei lalu. Itu berarti sudah tujuh bulan EG puasa gelar!

Roster EG untuk Dota 2 Pro Circuit. Sumber: Egametube.com

EG sebenarnya memiliki satu peluang terakhir meraih juara sebelum tahun 2017 berakhir, yakni saat tampil di The Summit 8. Sayangnya, mimpi tersebut urung tercapai.

Menjadi salah satu kandidat juara, EG justru cuma berhasil berada di peringkat kedua Grup B. Padahal jika dilihat di atas kertas, EG seharusnya bisa menjadi pemimpin puncak klasemen.

Tapi performa impresif Team Kinguin sukses menghancurkan rencana besar EG memuncaki klasemen! Alhasil EG pun harus puas berada di peringkat kedua, di atas CompLexity Gaming.

Sedangkan secara mengejutkan, Team Kinguin sendiri lolos ke fase play-off sebagai pemuncak klasemen! Well played!

Di babak wild card, nasib EG bisa dibilang sangat apes. Sebab, mereka harus bertemu tim kuat Dota 2, OG!

Hal itu diperparah mengingat kondisi OG sedang on-fire usai juara di MDL Macau 2017! GGWP!

MDL Macau

Benar saja, EG sama sekali tak berdaya di tangan OG. Tim yang dipimpin oleh Tal “Fly” Aizik sukses memecundangi EG hanya dalam kurun waktu 30 menit!

Akibatnya, EG pun tersingkir dari The Summit 8! Rapor merah itu sekaligus menegaskan bahwa EG menutup tahun 2017 tanpa gelar juara.

Catatan tersebut tentu menjadi sinyal bahaya bagi EG jelang memasuki tahun 2018. Sebab, di tahun depan, banyak sekali turnamen berlevel Major atau Minor yang wajib dimenangi.

Itu karena EG sangat membutuhkan poin demi perbaiki posisi di klasemen Dota Pro Circuit!

Saat ini EG berada di peringkat kelima dengan koleksi 765 poin. Tertinggal sangat jauh dari Team Secret yang memuncaki klasemen dengan 3690 poin.

Jika tak kunjung perbaiki performa bisa jadi EG bakal terancam gagal diundang ke The International 8!

Hal tersebut tentu wajib dihindari! Dan salah satu caranya dengan melakukan pembenahan menyeluruh terutama dari segi taktik dan strategi yang tampaknya mulai terbaca! Mampukah EG bangkit di tahun depan?

Diedit oleh Audi E. Prasetyo

Hayabusa
Saya adalah orang biasa yang ingin terus berkarya dalam kehidupan di dunia maya maupun di dunia nyata. "HIDUP UNTUK BERKARYA, BERKARYA UNTUK HIDUP".

Leave a Reply

Top